
BANDUNG – Sebanyak 25 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bandung mendapatkan bekal penting untuk naik kelas melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Kegiatan yang merupakan kolaborasi antara Kadin Kota Bandung dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) serta Program Studi Magister Manajemen (MM) Universitas Widyatama ini mengusung tema “Penguatan Karakter SDM Berbasis Komunitas dan Literasi Pemasaran Digital Melalui Pemanfaatan AI dan Sosial Media dalam Upaya Mendukung UMKM Jawa Barat Naik Kelas.” Acara ini diselenggarakan di Gedung F Universitas Widyatama pada Kamis, 22 Mei 2025, sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dharma pengabdian masyarakat.
Sinergi Widyatama Kadin Bandung Dukung UMKM Jawa Barat Naik Kelas
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini diawali dengan registrasi peserta pada pukul 07.30 WIB, dilanjutkan dengan sesi pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Ketua pelaksana memberikan laporan kegiatan, diikuti sambutan dari Direktur Eksekutif Kadin Kota Bandung. Rangkaian materi inti dimulai pukul 08.30 WIB dengan sesi “Penguatan Karakter SDM Mendukung UKM Naik Kelas” yang dibawakan oleh Dr. Anton Budi Santoso, SAB., M.M., dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Widyatama. Selanjutnya, Dr. Yenny Maya Dora, S.T., M.M., memaparkan materi mengenai “Konsep Strategi Pemasaran”. Kegiatan ini juga diisi dengan sesi ice breaking untuk menyegarkan suasana sebelum peserta mendalami materi teknis.
Para pelaku UMKM dari berbagai bidang seperti handicraft, kuliner, jasa, perdagangan, dan fashion kemudian mendapatkan pengetahuan mendalam mengenai pemasaran digital. R. Mochamad Daud Rizky F, S.Kom., mahasiswa Magister Manajemen Pascasarjana Universitas Widyatama, membahas pemanfaatan chatbot Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan interaksi dengan konsumen. Sesi praktik langsung mengenai pemasaran digital melalui media sosial Instagram dipandu oleh Yogi Gustaman, S.T., seorang CEO Mi Studio dan pakar pemasaran digital. Rangkaian acara ditutup pada pukul 13.00 WIB dengan gelaran produk UMKM binaan Kadin Kota Bandung, memberikan kesempatan bagi peserta untuk menampilkan hasil karya mereka.
Pembekalan Komprehensif Pemasaran Digital dan AI bagi UMKM

Dr. Nina Nurani, S.H., M.Si., Cphcm., selaku Ketua Pelaksana PKM dan Ketua Cluster PKM dari Prodi S1 Manajemen Universitas Widyatama, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan agar UMKM bisa berkembang dan naik kelas. “Kegiatan ini merupakan kerjasama dari Universitas Widyatama Program Pascasarjana dan Prodi S1 management atau Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dengan Kadin Kota Bandung yang selalu dan selalu berkelanjutan,” ujarnya. Beliau menambahkan, latar belakang kegiatan ini adalah implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, di mana Universitas Widyatama bersinergi dengan para pengusaha, khususnya UMKM, untuk mengakselerasi pertumbuhan mereka menuju skala Go global. Penyeleksian peserta dilakukan oleh Kadin untuk memastikan UMKM yang terpilih benar-benar siap untuk diakselerasi.
Sementara itu, Dr. Yenny Maya Dora, S.T., M.M., yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia PKM dan Ketua Cluster PKM Pascasarjana Universitas Widyatama, mengungkapkan bahwa kolaborasi dengan Kadin Kota Bandung telah berjalan kurang lebih tiga tahun dan telah menjangkau sekitar 100 UMKM. “Harapan kami semua panitia terutama dosen-dosen juga mahasiswa yang terlibat apa yang kami berikan hari ini bisa dimanfaatkan dan dipraktekkan tentunya oleh para pelaku UMKM supaya nanti terlihat progres dari kemajuan usahanya,” tutur Dr. Yenny. Ia berharap, dengan bekal pengetahuan yang terus diperbarui, UMKM dapat terus meningkatkan kualitas usahanya dan siap naik kelas pada kegiatan-kegiatan mendatang.
Suara Peserta dan Harapan untuk Keberlanjutan Program PKM

Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh para peserta, salah satunya Euis Mulyani, pemilik UMKM Noii’s Kitchen yang memproduksi nastar premium khas Bandung. “Narasumber kali ini di mana saya mengikuti seminar di Widyatama sangat bermanfaat sekali buat saya sebagai UMKM di mana saya dibekali untuk membangun menjadi scale up,” ungkap Euis. Ia secara khusus menyoroti materi chatbot AI sebagai inovasi yang sangat relevan dan dapat membantu efisiensi layanan pelanggan. Lebih lanjut, Euis berharap agar pembinaan semacam ini tidak berhenti pada satu hari pelatihan. “Harapan saya ya pada saat setelah mengikuti acara ini setidaknya tidak putus di sini saja gitu, Kami dibina Mungkin Nanti pada saat ada hal-hal yang diikutsertakan untuk bazar atau apa untuk pengenalan produk kami diikutkan,” tambahnya.
Senada dengan peserta, Raden Mochamad Daud Rizky Fauzi, S.Kom., salah satu narasumber yang juga mahasiswa Magister Manajemen Widyatama, mengapresiasi inisiatif ini. “Acara ini luar biasa, saya respon baik khususnya saya sebagai mahasiswa gitu kan diundang ke acara seperti ini menjadi narasumber,” katanya. Ia menekankan pentingnya UMKM beradaptasi dengan teknologi AI agar tidak tertinggal dalam persaingan. “Kalau kita tidak mengembangkan AI ini (artificial intelligence ini) kita akan kalah dengan UMKM yang lainnya,” tegas Daud. Ia juga berharap kegiatan positif seperti ini dapat lebih sering diadakan dengan melibatkan lebih banyak pihak kompeten.
Kolaborasi Berkelanjutan Kunci Sukses UMKM Jawa Barat
Ibu Nonon, Konsultan UMKM Kadin Kota Bandung, menyambut baik kerjasama berkelanjutan dengan Universitas Widyatama. Ia menyatakan bahwa kebutuhan UMKM akan literasi pemasaran digital saat ini sangat tinggi, mengingat banyak yang masih mengandalkan penjualan offline. “Alhamdulillah dengan bekerjasama dengan Bu Yeni dan teman-teman dapat mengakomodir apa yang menjadi kebutuhan UMKM di Kadin kota Bandung. Jadi kita itu sinergitas ya antara dunia usaha dan dunia pendidikan untuk memperkuat pertumbuhan UMKM agar naik kelas,” papar Ibu Nonon. Beliau juga menyampaikan pesan dari perwakilan Kadin, Pak Ridwan, bahwa upaya UMKM naik kelas merupakan prioritas utama Kadin Kota Bandung.
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Widyatama dan Kadin Kota Bandung dalam memberdayakan UMKM. Melalui pembekalan karakter sumber daya manusia yang kuat dan literasi pemasaran digital berbasis AI serta media sosial, diharapkan UMKM di Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, dapat semakin kompetitif, inovatif, dan siap menembus pasar global. Keberlanjutan program dan sinergi berbagai pihak menjadi kunci untuk mewujudkan UMKM yang tangguh dan mampu menjadi lokomotif perekonomian daerah.


